Menjemput matahari terbit dari pantai Sanur yang tenang

Sunrise at Sanur
Sunrise di Sanur yang begitu magis

Sanur itu berbeda dengan Kuta. Sanur adalah sejarah wisata Bali. Sanur juga pelopor pelopor wisata di Bali. Sejarah itu bermula pada tahun 1906, dulunya bagian utara Pantai Sanur digunakan sebagai tempat pendaratan bagi pasukan invasi Belanda selama intervensi di Bali. Selama Perang Dunia II, Sanur kembali menjadi titik masuk melalui mana pasukan Jepang mendarat untuk menduduki pulau Bali. Wisata Bali dimulai dari Sanur. Bali Beach Hotel (sekarang Grand Inna Bali Beach) di Sanur dibangun oleh Presiden Indonesia Sukarno pada tahun 1963, dan kemudian mendorong pariwisata di Bali. Sebelumnya hanya ada tiga hotel di pulau itu. Setelah itu, wisata Bali berkembang di daerah lain seperti Kuta, Legian, Seminyak, Nusa Dua dan menyebar seluruh pulau Bali. 

Saat ini Sanur berisi sejumlah resor hotel mewah seperti Fairmont Sanur Beach Bali dan Bali Hyatt Regency yang baru selesai direnovasi. Sanur juga merupakan rumah bagi banyak resor dan vila populer seperti Mercure, Prime Plaza, Kamuela Villa, Prama Sanur Beach, dan hotel-hotel lain.

Sanur Pagi
Sanur menjelang matahari terbit. Mendung menggantung di ujung timur membuat sunrise tak begitu sempurna

Berbeda dengan Kuta, Jimbaran, Legian dan Seminyak yang menjadi tempat populer menikmati matahari tenggelam, Sanur adalah tempat terbaik untuk menikmati matahari terbit. Pada tanggal 21 Desember 2018 ini saya menginap di Mercure Sanur yang menyambung langsung ke pantai. Foto-foto dalam tulisan ini saya ambil dari pantai Mertasari di belakang hotel

Sunrise at Sanur 3
Perahu kecil tertambat di bibir pantai Sanur

Lalu apa istimewanya Sanur? Sejujurnya, Sanur sebenarnya tidak seramai Kuta atau Legian. Tapi Sanur punya daya tarik lain yang dicari beberapa kalangan/kelompo turis, ini diantaranya :

  1. Yang pertama, di Sanur pelancong dapat menikmati matahari terbit (sunrise) lebih leluasa, tanpa banyak penghalang.
  2. Sanur menawarkan suasana lebih tenang, jauh dari hiruk pikuk selayaknya Kuta , Legian dan Seminyak. Tak banyak tempat hiburan malam di Sanur, yang ada hanya sebatas kedai kopi dan live music ringan. Karenanya Sanur bukan tempat populer bagi pelancong muda.
  3. Sanur adalah nostalgia bagi pelancong Belanda yang berusia senja. Di sini mudah dijumpai pelancong senior yang seharian menghabiskan waktu membaca di pantai atau pinggir kolam renang.
  4. Sanur sangat cocok untuk beristirahat, menikmati waktu sendiri. Sanur juga tempat bagi banyak spa, yoga dan terapi penyembuhan.
  5. Hotel di Sanur kebanyakan berkonsep resort, jadi lebih banyak pohon-pohon rindang menghijau.
  6. Kawasan ini cocok untuk liburan keluarga dengan anak-anak kecil. Pantainya cukup aman bagi anak-anak karena ombaknya tidak besar.
  7. Riset Hyatt menebutkan bahwa telah terdapat pergeseran tamu di hotel-hotel Sanur, yang dulunya didominasi tamu senior sekarang makin banyak tamu berusia muda menginap di sini.
  8. Penyeberangan ke Nusa Lembongan dan Nusa Penida berangkat dari Sanur.
Sunrise at Sanur 2
Selamat Datang Pagi

Nah sekarang tinggal pilih, jika ingin menikmati tempat yang tenang, Sanur pilihannya. Tapi jika ingin yang lebih ramai dapat memilih Kuta, Legian atau Seminyak.

Foto diambil tanggal 21 Desember 2018. Temui foto lain di IG : jalanlagi7

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s