Kabar gembira! Emirates segera terbang dari Bali ke Auckland

Emirates-Airline

Kabar bagus untuk Bali. Mulai 14 Juni 2018, Emirates Airline akan mulai terbang dari Bali menuju Auckland Selandia Baru. Ini adalah rute harian baru Dubai-Bali-Auckland. Sebelumnya Emirates sudah terbang ke Bali dari Dubai 2 kali per hari. Rute baru ini menggunakan Boeing 777-300ER dalam 3 kelas (8 kursi First Class, 42 kursi Business dan 304 kursi Economy class). Dengan tambahan penerbangan ini rute Dubai-Bali menjadi 3 kali per hari hingga 27 Oktober 2018, setelah itu saat Nothern Winter akan kembali menjadi 2 kali, dengan menutup satu penerbangan Dubai-Bali (EK360/EK361).

Keuntungan untuk Bali. Kendati New Zealand tidak terlalu jauh dari Bali, tapi faktanya tidak ada penerbangan langsung dari Zew Zealand ke Bali yang beroperasi sepanjang tahun. Air New Zealand hanya terbang musiman, liburan akhir tahun saja. Sementara Garuda Indonesia lagi tidak memiliki rute ke New Zealand baik langsung maupun transit. Selama ini turis dari New Zealand perlu transit untuk mencapai Bali, biasanya di salah satu kota di Australia. Dan rute baru ini diyakini bakal meningkatkan koneksitas bandara Ngurah Rai dan New Zealand.

5th Freedom Right. Emirates dapat terbang dan mengangkut penumpang dari Bali ke Auckland karena mengantongi 5th freedom Right dari otoritas Indonesia, yakni hak untuk terbang di antara dua negara asing dengan penerbangan yang berasal atau berakhir di negara sendiri. Rute baru ini sejatinya adalah Dubai-Auckland (PP) dan berhenti di Ngurah Rai Bali. Dengan 5th freedom Right maka Emirates dapat menaikkan penumpang dari Bali ke Auckland, dan sebaliknya. Bandara kawasan yang memberikan banyak hak ini adalah Changi, Bangkok Suvarnabhumi, KLIA, Hongkong. Bandara-bandara itu lebih berkembang menjadi bandara transit, dan memiliki koneksitas lebih bagus. Sebenarnya Indonesia memberikan 5th freedom ini ke airline sesama ASEAN dalam skema ASEAN Open Policy, tapi belum ada yang memanfaatkan. Singapore Airline pernah akan buka rute Singapura-Jakarta-Sydney, tapi belum terealisasi hingga sekarang. Malindo Air pernah buka Kuala Lumpur-Bali-Brisbane, tetapi sekarang sudah tutup. Untuk saat ini, Emirates menjadi satu-satunya airline di luar ASEAN yang mengantungi hak angkut kelima ini.

Peluang Baru. Rute baru ini membuka peluang turis dari manapun untuk singgah di Bali terlebih dahulu sebelum menuju Auckland, begitu juga sebaliknya. Dubai yang menjadi salah satu hub penerbangan paling ramai di dunia menjadikan akses ke Bali makin mudah. Untuk akselerasi wisata di Bali (juga destinasi lain), pemberian hak angkut kelima sepatutnya diberikan ke airline lain khususnya untuk tujuan yang tidak diterbangi maskapai nasional. juga tentu saja dengan pertimbangan azas resiprokal, atau demi kemajuan wisata Indonesia. Sekedar berangan-angan, rute berikut punya potensi diberikan 5th freedom right guna meningkatkan konektifitas.

  • Beijing-Bali-Sydney/Melbourne/Brisbane
  • Shanghai-Bali-Sydney/Melbourne/Brisbane
  • Guangzhou-Bali-Sydney/Melbourne/Brisbane
  • Moscow-Bali-Australia
  • London-Jakarta-Sydney
  • India-Jakarta-New Zealand
  • India-Bali-Sydney/Melbourne/Brisbane
  • Perth-Bali-Hawaii
  • Taipei-Bali-Brisbane
  • India-Medan-Australia
  • Bangkok-Bali-New Zealand
  • Hongkong-Surabaya-Perth

Reservasi rute baru ini sudah dibuka di website Emirates dengan harga promo 7.905.000 rupiah untuk Bali-Auckland PP.

DPS-AKL.jpg

EK450 | DXB0655 – 2020DPS2200 – 1000+1AKL
EK451 | AKL1240 – 1755DPS1950 – 0045+1DXB

Terima kasih Emirates. (baca juga : Mengenal Fifth Freedom Right)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s