Antara Terminal Domestik T3 SHIA dan Ngurah Rai Airport, mana lebih asyik?

Commercial area @Ngurah Rai Airport
Commercial area @Ngurah Rai Airport

Soekarno Hatta International Airport (SHIA) Jakarta dan Ngurah Rai Airport Bali sama-sama punya terminal baru. Terminal 3 (T3) adalah terminal terbaru yang dimiliki Soekarno Hatta Airport, sedangkan terminal domestik & international Ngurah Rai beroperasi sebelumnya. Saat ini kedua bandara ini menjadi bandara nomor 1 & 2 dari sisi jumlah penumpang. Secara umum, SHIA memiliki fasilitas lebih baik terutama kelengkapan transportasi. SHIA disambungkan dengan kereta bandara dan SkyTrain untuk mobilitas antar terminal. Tapi dari sisi terminal, kedua bandara ini saling bersaing. Sebelum tahu mana yang paling asyik, yuk kita intip satu-satu 

Alur penumpang. Salah kunci kenyamanan terminal ada pada bagaimana alur penumpang ditata. Bagi yang pernah terbang dari T3 SHIA, kira-kira alurnya seperti berikut. Penumpang & pengantar masuk pintu 1 sd 5, kemudian melewati pemeriksaan bawaan dengan pemindaian Sinar-X. Pemeriksaan pertama ini tidak cukup ketat, artinya ikat pinggang, jaket masih boleh dipakai. Setelah itu penumpang dapat menuju check-in counter yang posisinya tergantung pintu masuk. Jika masuk pintu 5, maka check-in counter ada di sisi kiri. Setelah check-in, penumpang dapat menuju pemeriksaan akhir sebelum menuju ruang tunggu keberangkatan. Ruang tunggu keberangkatan berada satu lantai di bawahnya. Alur penumpang di Ngurah Rai Airport pada dasarnya sama, Pembedanya adalah setelah check-in, penumpang diarahkan naik satu lantai di atasnya menuju ruang tunggu keberangkatan. Setelah melewati pemeriksaan akhir, penumpang diarahkan melalui area komersial terlebih dulu sambil menuju ruang tunggu.

Commercial Area T3 SHIA
Commercial Area T3 SHIA

Area check-in. T3 SHIA memiliki check-in counter lebih banyak dibandingkan Ngurah Rai. Banyak toko, restoran & cafe di area check-in T3 SHIA ini, sementara itu di Ngurah Rai tak ada commercial area di ruang check-in. Check-in area di T3 SHIA bersifat umum, pengantar masih bisa masuk. Check-in Area di Ngurah Rai Airport terasa lebih sempit.

Pemeriksaan Akhir. Baik T3 SHIA maupun Ngurah Rai airport menganut pemeriksaan bersama, artinya pemeriksaan tidak di masing-masing gate seperti di Changi Airport. Pembedanya lainnya adalah di Ngurah Rai terdapat sekat yang ditempatkan setelah area pemeriksaan akhir. Setelah melewati sekat kaca ini, penumpang langsung dihadapkan commercial area, dan ini memberikan suasana yang berbeda dan saya suka. Oh ya, pemeriksaan akhir di Ngurah Rai juga lebih ketat, apapun jenis korek api terdeteksi dan harus ditinggal. Untuk area ini saya lebih suka Ngurah Rai Airport.

Commercial Area Ngurah Rai Aiport
Commercial Area Ngurah Rai Aiport

Commercial Area Ruang Tunggu. T3 SHIA memang sangat luas. Berbentuk ‘U’ terbagi untuk terminal dosmestik dan international. Sedangkan Terminal domestik Ngurah Rai Airport berbentuk kotak. Kendati toko, cafe & restoran di Bali Airport tidak sebanyak di T3 SHIA, tapi commercial area Ngurah Rai lebih hidup, toko-toko lumayan ramai apalagi restoran & cafe.

Taman & tempat bermain anak. Kedua terminal juga memiliki taman di dalam terminal, juga tempat main anak. di T3 SHIA taman diletakkan di check-in area, sedangkan di Ngurah Rai berada di ruang tunggu.

Smoking Area @Bali Airport
Smoking Area @Bali Airport

Area Kedatangan. Terminal T3 memang sangat luas, sehingga perlu berjalan cukup jauh dari pesawat menuju pengambilan bagasi. Sementara di Bali Airport lebih pendek. Area kedatangan Bali Airport, selain lebih pendek juga tak monoton, karena masih ada beberapa toko sebelum menuju pintu keluar.

Smoking Area. Smoking Area di Bali Airport berada di roof top dan langsung ke udara bebas, dengan tanaman dan kursi-kursi. Dari tempat ini bisa melihat pesawat yang menuju apron. Sementara smoking area T3 SHIA berupa ruangan tertutup.

Yang saya suka dari T3 SHIA

  • Transportasi menuju terminal dan antar terminal lebih lengkap
  • Toko, restoran, cafe di check-in area lebih banyak dan beragam

Yang tidak saya suka dari T3 SHIA

  • Setelah pemeriksaan akhir, ujung eskalator menuju ruang tunggu sangat sempit
  • Gate paling ujung berjarak sangat jauh dari pemeriksaan akhir

Yang saya suka dari Terminal Ngurah Rai Airport

  • Atmosfir terminal secara keseluruhan lebih hidup
  • Sekat kaca setelah pemeriksaan akhir
  • Lebih lega, koridor tampak lebih lapang

Yang tidak saya suka dari Terminal Ngurah Rai Airport

  • Check-in counter sempit dan monoton

Tiap orang bisa saja memiliki preferensi dan pengalaman berbeda saat berada di T3 SHIA atau Ngurah Rai Airport. Tapi bagi saya, atmosfir di Terminal Ngurah Rai lebih hidup dan lebih asyik.

Iklan

3 respons untuk ‘Antara Terminal Domestik T3 SHIA dan Ngurah Rai Airport, mana lebih asyik?’

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s