Dengan Fifth Freedom Right, Malaysia Airlines menerbangi Jakarta Melbourne

MAS 747 at SepangFifth Freedom Traffic Right (hak angkut kelima) yang diberikan Indonesia ke Malaysia pada bandara Soekarno Hatta benar-benar langsung dimanfaatkan oleh Malaysia. Adalah Malaysia  Airlines (MAS) yang akan memanfaatkannya dengan menerbangi Kuala Lumpur-Jakarta-Melbourne 3x seminggu mulai 16 September 2009.  Dengan hak itu MAS akan terbang dari KL singgah di Jakarta dan mengangkut penumpang dari Jakarta ke Melbourne. Artinya, Garuda Indonesia yang juga membuka rute langsung Jakarta-Melbourne harus beradu layanan untuk berebut penumpang. Persaingan tak terhindarkan antara GA & MAS untuk jalur langsung Jakarta-Melbourne. 

Sebagaimana dalam artikel sebelumnya, MAS dapat menerbangi jalur Jakarta Melbourne ini sebagai hasil kesepakatan resiprokal Indonesia Malaysia. Bandara Soekarno Hatta yang tadinya tertutup untuk Fifth Freedom Traffic Right akhirnya dibuka untuk Malaysia. Kesepakatan itu langsung direspon oleh Malaysia, tapi tidak demikian dengan airline Indonesia. Hingga saat ini belum ada kabar airline Indonesia memanfaatkan perjanjian fifth freedom itu dengan membuka rute baru yang singgah di KLIA atau Kota Kinabalu(KK).

Garuda Indonesia yang baru saja melakukan re-image dengan merubah logo tampaknya masih harus menahan diri untuk memanfaatkan kesepakatan dengan Malaysia itu. Ini disebabkan pesanan pesawat-pesawat baru Garuda baru mulai datang, dan itupun hanya pesawat B737-800NG untuk domestik dan regional. Airbus 330 yang baru saja tiba juga diperuntukkan terbang ke Korea/Shanghai/Australia, semuanya langsung dari Jakarta. Sementara B777-300 Garuda yang dipesan akan digunakan untuk menerbangi Eropa dan menurut rencana untuk terbang langsung Jakarta – Amsterdam.

Airline lainnya, Lion Air dan Mandala belum memiliki rencana dalam waktu dekat ini untuk membuka rute baru yang singgah di bandara Malaysia. Dengan konsepnya point to point, Indonesia Air Asia juga tidak akan memanfaatkan kesepakatan hak angkut kelima itu. Jadi, setidaknya dalam 1 tahun ke depan, kerjasama itu tidak akan banyak dipakai oleh airline Indonesia.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s