Tag: Sriwijaya Air

SJ Travel Pass : (Tak lagi) terbang sepuasnya setahun penuh?

SJ Travel Pass tak lagi terbang sepuasnyaDulu, saya sangat kagum dengan SJ Travel Pass, program marketing yang inovatif & sangat menarik. Karenanya saya tak kuasa untuk tidak membelinya. Setengah perjalanan (6 bulan) semua baik-baik saja, tapi sesudahnya Sriwijaya Air mulai mengeluarkan aturan-aturan baru sepihak  yang membatasi fasilitas pemegang SJ Travel Pass. Dari sini, saya mulai kecewa dengan Sriwijaya Air. Continue reading “SJ Travel Pass : (Tak lagi) terbang sepuasnya setahun penuh?”

Iklan

Baru : Ketentuan Cancel Sriwijaya Travel Pass

sj-travel-pass-e1523790621705.jpgHai pemegang SJ Travel Pass! Sekarang ada ketentuan baru, yakni ditambahkannya fitur “Çancel” pada aplikasi atau website Sriwijaya Air. Pemegang SJ Travel pass diminta untuk melakukan Cancel terlebih dahulu jika tidak jadi terbang (No Show). Jika tidak, dilakukan maka keanggotaan akan dibekukan selama 14 bari. Continue reading “Baru : Ketentuan Cancel Sriwijaya Travel Pass”

Sriwijaya (SJ) Travel Pass ini sungguh keterlaluan

SJ Travel PassSudah tahu tawaran unik dari Sriwijaya Air Group ini? Terbang sepuasnya selama setahun dengan harga spesial 12 juta rupiah saja. Sudah begitu, masih dapat dicicil 12 x dengan bunga 0%. Tawaran ini pertama kali saya tahu dari akun Twitter Sriwijaya, dan sejujurnya itu sangat menarik, sekaligus membuat saya penasaran. Untuk memastikannya, saya kemudian menghubungi call center 0804.1777777. Dan, sekali pencet langsung tersambung. Continue reading “Sriwijaya (SJ) Travel Pass ini sungguh keterlaluan”

Usia pesawat airline Indonesia makin muda. Batik Air & Mandala Tiger Air juaranya

Batik MandalaKepadatan bandara Soekarno-Hatta (SHIA) menjadi topik berita akhir-akhir ini. Antrian panjang sebelum lepas landas dan mendarat dirasakan sudah sangat mengganggu keselamatan dan kenyamanan. Bukan hanya penumpang awam yang mengeluhkan, tapi tamu-tamu negara, bahkan perusahaan penerbangan. SHIA yang memiliki 2 landasan pacu, dan sudah tak mampu menerima lonjakan pegersakan pesawat. Penambahan landasan pacu ketiga terhadang pembebasan lahan. Alhasil, sebagai solusi antara, bandara Halim Perdanakusuma akan diaktifkan lagi sebagai bandara komersial dan mengalihkan 5% trafik penerbangan ke Halim. Ijin penambahan rute dari SHIA dibekukan sementara. Peralatan navigasi akan segera diupgrade untuk meningkatkan kapasitas. Penerbangan malam sedang digagas untuk menyebar kepadatan bandara.

Di sisi lain, kepadatan bandara ini merupakan konsekuensi dari hukum pasar. Jumlah penumpang terus meningkat, yang direspon dengan penambahan rute penerbangan dari SHIA. Meskipun tahun lalu Batavia Air tutup operasi, tapi airline lainnya terus melakukan ekpansi bisnis untuk menangkap tingginya permintaan. Airline-airline itu terus menambah jumlah pesawat-nya sehingga makin banyak jumlah rute yang diterbangi dari dan ke SHIA. Penambahan pesawat-pesawat itu sebagian besar adalah pesawat baru. Berita bagusnya adalah usia pesawat rata-rata airline Indonesia makin muda. Continue reading “Usia pesawat airline Indonesia makin muda. Batik Air & Mandala Tiger Air juaranya”

Airline Indonesia, ekpansif dan makin muda

‘Lion Air memborong 230 Boeing 737’, itulah judul berita yang cukup heboh di akhir Sept 2011. Betapa tidak transaksi ini sontak menjadi sorotan dunia karena disaksikan oleh Presiden Obama melakukan kunjungan kerja di Bali. Angka 230 sangat fantastis dan merupakan transaksi terbesar bagi Boeing dalam hal jumlah pesawat. Komentar miring muncul dari seteru Boeing, Airbus, yang menyatakan transaksi tersebut disinyalir terkandung muatan politis dan tekanan. Kiprah Lion Air sendiri begitu mencengangkan di saat order 178 pesawat sebelumnya baru akan sampai di tanah air 2016 nanti. Dan itulah faktanya, airline Indonesia sangat ekpansif. Meskipun tidak sebanyak Lion Air, Garuda juga mengantungi order B737NG dan B777. Sriwijaya Air dengan B737NG dan Embaraer-nya. Indonesia Air Asia dengan A320. Citilink juga dengan A320.  Continue reading “Airline Indonesia, ekpansif dan makin muda”