Tag: Anoi Itam

Pulau Weh, bagai sekeping surga terlempar di ujung Sumatera

jlon7378.jpg
Iboih Beach

Pohon-pohon rindang menghijau, warna biru tosca terpendar dari laut berair jernih, hewan-hewan liar bebas kerkeliaran, kicauan burung, monyet berkeliaran, dan udaranyapun bersih. Itulah pulau Weh. Pulau Weh (atau We) adalah pulau vulkanik kecil yang terletak di barat laut Pulau Sumatra seluas 60 kmĀ². Menurut sejarah, pulau ini dulunya pernah terhubung dengan pulau Sumatra, namun kemudian terpisah oleh laut setelah meletusnya gunung berapi terakhir kali pada zaman Pleistosen. Pulau ini terletak di Laut Andaman. Hiu bermulut besar dapat ditemukan di pantai pulau ini. Selain itu, pulau ini merupakan satu-satunya habitat katak yang statusnya terancam, Bufo valhallae (genus Bufo). Terumbu karang di sekitar pulau diketahui sebagai habitat berbagai spesies ikan. Pulau Weh memang teramat sangat istimewa dan karenanya ditetapkan sebagai suaka alam. Continue reading “Pulau Weh, bagai sekeping surga terlempar di ujung Sumatera”

Iklan