Kategori: Airport

Transit lama? Ini yang bisa dilakukan

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Untuk sampai tujuan terkadang tidak terdapat penerbangan langsung dan untuk itu harus transit di bandara antara. Dan untuk tujuan bandara yang tidak besar (bukan hub) transitpun bisa lebih dari sekali. Misalnya penumpang Singapore Airline yang terbang dari Jakarta tujuan Washington harus transit di 3 bandara. Rute penerbangan Singapore Airline itu adalah Jakarta-Singapore-Frankfurt-New York-Washington. Jadi penumpang harus transit di bandara Changi Singapore, Frankfurt dan New York. Disamping harus ganti pesawat, ada kemungkinan penumpang juga harus berganti airline, baik dalam satu aliansi maupun airline lain. Masih contoh rute Jakarta-Washington SQ, dari rute Jakarta-Singapore-Frankfurt hingga New York dilayani oleh Singapore Airline. Tapi sektor New York-Washington DC penumpang diangkut oleh Delta Airlines yang masih satu aliansi dengan SQ. Dan, lama transit pun bisa pendek namun ada kalanya sangat lama tergantung koneksitas penerbangannya.  (Foto : Beijing International Airport & Dulles Washington DC). Lanjutkan membaca “Transit lama? Ini yang bisa dilakukan”

Bandara International Lombok, gerbang masa depan industri wisata Lombok

Dulu, hanya perlu beberapa puluh menit utnuk menjangkau kawasan Senggigi dari bandara Selaparang Mataram. Namun setelah Selaparang ditutup dan digantikan Bandara International Lombok, untuk sampai ke Senggigi diperlukan lebih dari satu jam. Jarak tempuh lebih jauh untuk menuju kawasan 3 gili (Air, Meno dan Trawangan) yang letaknya lebih utara dibanding Senggigi. Bandara lama (Selaparang) memang sudah tidak memadai lagi, terlalu sempit dan memiliki landasan pacu yang pendek sehingga perlu bandara baru BIL. BIL terletak di kabupaten Lombok Tengah dan berada di sisi selatan sekitar 40 km dibandingkan bandara lama dan seakan menjauhi pusat wisata saat ini. Namun demikian, BIL diyakini bakal menjadi gerbang masa depan industri wisata di pulau Lombok ini. Mengapa? Lanjutkan membaca “Bandara International Lombok, gerbang masa depan industri wisata Lombok”

Antar Moda di bandara Adi Sutjipto Jogja

  • Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta sebenarnya tidak termasuk bandara besar dengan landasan pacu sepanjang 2.250 meter dengan lebar 45 meter. Kapasitas apron hanya menampung 8 pesawat ukuran B737 atau A320. Dalam dunia penerbangan bandara ini dikenal dengan kode ICAO WARJ dan kode IATA adalah JOG. Terminalnya juga tidak cukup luas, dipisahkan antara terminal domestik dan terminal international dengan ukuran lebih kecil. Bandara ini melayani ke sejumlah kota di Indonesia dan 2 kota di luar negeri (Singapura & Kuala Lumpur). Namun, ternyata dalam hal angkutan bandara yang disediakan, Adi Sutjipto termasuk paling lengkap fasilitasnya diantara bandara-bandara di Indonesia. Dan inilah antar moda yang dijumpai di bandara ini : Lanjutkan membaca “Antar Moda di bandara Adi Sutjipto Jogja”

Bandara Juanda-pun tampak mulai sesak

Juanda Airport adalah salah satu bandara terbaik di negeri ini. Terminalnya relatif baru dengan fasilitas sangat memadai. Tempat parkir juga luas. Di luar taxi bandara yang masih harus menggunakan taxi bandara, terdapat bus bandara yang menghubungkannya dengan terminal bus Purabaya. Bus dengan ukuran lebih kecil ini juga menggunakan armada baru. Dalam penilaian saya, manajemen bandara juga di atas rata-rata bandara di Indonesia. Bahkan toiletnya pernah dinobatkan sebagai toilet terbersih diantara semua bandara di Indonesia. Bandara ini juga menarik karena antara penumpang datang dan pergi mungkin bertemu. Tata letak ruang tunggunya sudah seperti bandar modern di luar negeri, dimana pemindai sinar x diletakkan sebelum masuk ruang tunggu. Namun pada tanggal 16 maret 2010, saat terakhir menggunakan Juanda Airport, bandara ini sudah tampak mulai sesak. Ada apa? Lanjutkan membaca “Bandara Juanda-pun tampak mulai sesak”

Changi International Airport : Bandara atau Mall?

Changi external facadeSingapore adalah salah satu dari 20 negara terkecil di dunia. Negara ini memang berukuran mini namun tidak demikian dengan bandaranya, Changi International Airport. Ini adalah salah satu bandara terbaik di dunia. Bandara ini juga termasuk satu dari bandara tersibuk di Asia. Berada di sisi timur pulau Singapore bandara ini  berdiri diatas lahan seluas 1.300 hektar – dimana 870 hektar merupakan hasil reklamasi laut (670 hektar menggunakan pengisian laut dan 200 hektar menggunakan pengisian tanah. Dalam sejarahnya, bandara udara Changi dibangun mulai tahun 1975 menggantikan Bandara Udara Paya Lebar yang memiliki kapasitas menangani 4 juta penumpang per tahun. Dengan 4 terminal, bandara ini didesain mampu menampung 70 juta penumpang pertahun ini melayani 37,7 juta penumpang tahun 2008 lalu. Bandara Udara Changi Singapura dilayani oleh lebih dari 80 maskapai penerbangan dengan jumlah keseluruhan lebih dari 4.000 jadwal penerbangan ke lebih dari 180 kota di 59 negara. Prasarana aviation dan fasilitas pendukung bahkan dijadikan acuan bagi pengembangan bandara-bandara baru lainnya. Changi Airport terus berbenah untuk memanjakan penumpang, diantaranya adalah renovasi Terminal 1 yang hampir rampung. Lanjutkan membaca “Changi International Airport : Bandara atau Mall?”