Pertama terbang dengan ATR72 Citilink rute Bandung-Jakarta Halim

ATR72 Citilink setelah mendarat di Halim
ATR72 Citilink setelah mendarat di Halim

Belum lama ini Citilink Indonesia mengoperasikan pesawat ATR72-600. Pesawat ATR72 digunakan untuk menerbangi rute-rute pendek, salah satunya adalah rute dari bandung menuju Jakarta-Halim. Pesawat ATR72 yang diterbangkan Citilink itu dulunya dioperasikan oleh Garuda Indonesia Explore. Sabtu 13 April 2019 lalu, saya dengan sengaja kembali ke Jakarta dengan ATR72 Citilink ini hanya sekedar pengin mencoba layanan ATR72 Citilink. Dan ini ceritanya…

Pesawat ATR72 Citilink yang membawa saya bernomor registrasi PK-GJS. Termasuk pesawat gress karena baru terbang perdana pada 25 September 2018, kira-kira umur setengah tahun. Saat diterbangkan Garuda, pesawat ini diregistrasikan dengan kode PK-GAS. ATR72 merupakan pesawat baling-baling dengan jumlah kursi 70 dengan konfigurasi 2-2. Pintu masuk pesawat berada di bagian belakang, tidak seperti pesawat jet yang punya pintu depan dan belakang. Bagasi penumpang berada di bagian depan, bukan di bawah seperti pesawat yang lebih besar.

img_4417-e1555243218507.jpg
Kabin ATR72 Citilink, baru dan bersih

Saat memasuki pesawat, kesan pertama yang muncul adalah pesawat terlihat mungil tidak seperti pesawat lorong tunggal sekelas Airbus A320 atau Boeing B737-800. Nomor kursi berada di atas kompartemen bagasi dan tersamar dengan cahaya lampu dari dalam. Tapi kursi pesawat sangat nyaman, dengan jarak antar kursi yang cukup lebar. Proses boarding sangat singkat karena saat itu penumpang tak cukup banyak, tak sampai separuh dari kapasitas 70 kursi.

Penerbangan Citilink ini bernomor QG1995 dengan jadwal 17:55 dari Bandung, tapi pada hari itu Citilink terbang lebih awal yakni 17:20. Agak sedikit kuatir sebenarnya karena Bandung diguyur hujan sebelumnya. Saya sadar bahwa penerbangan ini sangat singkat, jadi benar-benar ingin menikmatinya. Meskipun habis hujan, cuaca cukup bersahabat sepanjang penerbangan. Sesekali saya masih dapat melihat daratan, dan ambil foto sunset dari balik jendela.

Setelah lepas landas, lampu tanda sabuk pengaman tetap dinyalakan sekitar 15 menit, walaupun sebenarnya pesawat terbang dengan tenang pada cuaca mendung. Kira-kira 2 atau 3 menit setelah lampu  tanda sabuk pengaman dipadamkan, terdengar pengumuman dari awak kabin bahwa pesawat akan segera mendarat. Ohh…singkat sekali. Kejutan manis datang, awak kabin mendorong kereta ke depan, saya kira untuk ambil sampah, ternyata mereka membagikan kotak makanan ringan, dengan isi cupcake, kacang dan air minum. Gratis lho. Tapi kejutan tidak sampai di situ, sambil membagikan makanan, awak kabin juga memberikan voucher senilai Rp 150 ribu dari tiket.com. Lumayan kan.

Seperti biasa, sebelum berpisah sebuah pantun dihadiahkan kepada penumpang. Kejutan istimewa untuk penerbangan singkat itu. Sampai jumpa di penerbangan Citilink berikutnya.

Iklan

Satu respons untuk “Pertama terbang dengan ATR72 Citilink rute Bandung-Jakarta Halim”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s