Citilink menjadi maskapai pertama yang membuka rute komersial ke Kertajati

Kertajati Kemenhub (foto : Kemenhub)
Kertajati Kemenhub (foto : Kemenhub)

Sah sudah! Bandara Kertajati (IATA : KJT), atau Bandara International Jawa Barat, secara resmi dibuka pada tanggal 24 Mei 2018 dengan ditandai dengan mendaratnya Pesawat Kepresidenan RI-1. Kemudian diikuti Batik Air yang mendarat pada pukul 16.15 WIB setelah melakukan penerbangan singkat dari Bandara Husein Sastranegara, dengan membawa rombongan perangkat kepala daerah di Majalengka. Berikutnya, maskapai Garuda Indonesia mendarat sekitar pukul 17.00 WIB juga dari Husein Sastranegara, yang membawa rombongan Gubernur Jawa Barat, sejumlah kepala dinas, serta anggota DPRD Jabar. Pada awal beroperasi, bandara Kertajati akan melayani penerbangan ke Denpasar, Surabaya, Makassar, Balikpapan, dan Medan. Selain itu, bandara tersebut juga nantinya akan melayani penerbangan haji langsung ke Arab Saudi. Dan Citilink-lah yang menjadi maskapai komersial pertama yang membuka rute ke Kertajati mulai 8 Juni 2018.

Memanfaatkan momentum pulang kampung Lebaran, Citilink membuka rute Surabaya-Kertajati pergi pulang sekali sehari. Pembukuan rute inipun sudah dibuka di website Citilink. Dari Juanda Surabaya, dengan kode QG-9820 Citilink berangkat pukul 05:25 di pagi hari dan tiba pukul 06:55. Harga tiket untuk rute ini sebesar Rp. 447.000 (per 26 Mei 2018 pukul 13:25).

Citilink SUB-KJT

Pesawat kembali ke Surabaya dengan kode QG-9821 berangkat pukul 07:25 dan diperkirakan tiba di Juanda pukul 08:55. Pantauan harga tiket per 26 Mei 2018 pukul 13:25 Rp. 491.000.

Citilink KJT-SUB.jpg

Per 26 Mei 2018 ini, baru Citilink yang sudah memastikan pembukaan rute ke Kertajati, maskapai lain sedang salam persiapan. Beberapa airline masih mempertimbangkan karena alasan pasar. Dengan dibukanya Kertajati, penerbangan ke bandara Husein Sastranegara akan dipindahkan secara bertahap. Penerbangan internasional akan pindah terlebih dahulu, sementara rute domestik menunggu selesainya tol Cisumdawu.

Rute Citilink ini adalah extra flight lebaran, jadi direncanakan hanya terbang saat musim lebaran saja. Citilink akan melihat prospek de depannya. Ada kemungkinan dilanjutkan atau berhenti terbang setelah lebaran ini,

Baca juga : Kertajati International Airport yang masih ‘terisolasi’

Iklan

7 respons untuk ‘Citilink menjadi maskapai pertama yang membuka rute komersial ke Kertajati’

  1. Kemarin coba saya cek di googlemap jarak terdekat dari Bandung lewat Sumedang 95 km itu naik sepeda motor, kalau naik mobil malah diarahkan lewat tol Cipularang baru belok ke timur ke arah timur/Cirebon jaraknya 150 km. Apa tidak malah boros bahan bakar kalau orang Bandung naik pesawatnya dari Kertajati?

  2. Penasaran dengan bandara ini, kebetulan tol Cisumdawu kalau sudah jadi pintu masuknya 7 km dari tempat tinggal saya. Selama ini kalau ke bandara Husein Sastranegara kena macet bisa lebih 1 jam. Semoga di Kertajati aksesnya lebih lancar.

      1. Tapi mungkin saja bandara Husein Sastranegara akan dikembalikan ke AU seperti rencana bandara Adisucipto, kalau bandara Kulonprogo sudah siap. Jadi angkasa pura bisa secara penuh mengelola bandara untuk penerbangan sipil.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s