Memanfaatkan sisa THR : Beli ORI atau SBR?

Uang BaruTunjangan Hari Raya (THR) sebentar lagi cair. Nah, jika Anda tidak menggunakan semua dana THR itu, tidak ada salahnya jika diinvestasikan sisanya. Anda dapat menempatkannya sebagai tabungan, deposito, reksadana, ORI atau instrumen keuangan lainnya. Di bulan Mei ini, diluncurkan instrumen lain sebagai alternatif, namanya Savings Bond Retail (SBR). Savings Bond Ritel pada dasarnya adalah surat utang seperti halnya ORI atau Sukuk Ritel. SBR sebenarnya tidak baru-baru amat, tapi memang belum sepopuler ORI. SBR hanya ditawarkan kepada individu atau perseorangan Warga Negara Indonesia. Dan kali ini, Pemerintah Indonesia kembali menawarkan SBR kepada masyarakat Indonesia dengan seri SBR003. Terus, apa bedanya dengan ORI dan Sukuk Ritel?

SBR003 Ringkas

Meskipun sama-sama surat utang (obligasi) ritel, terdapat beberapa perbedaan antara ORI dan SBR. Berikut 4 pembedanya  :

  1. SBR menetapkan tingkat kupon mengambang, sementara ORI menetapkan kupon tetap di awal. SBR menggunakan acuan BI 7 Days Reverse Repo Rate (BI7-DRRR). Artinya jika BI7-DRRR naik maka kupon akan dinaikkan, begitu juga sebaliknyaNamun, SBR menetapkan tingkat kupon minimal. Besar kupon akan ditetapkan 9 Mei 2018.
  2. Jangka waktu SBR lebih pendek dibandingkan ORI. SBR003 berjangka waktu 2 tahun, tak terlalu panjang.
  3. SBR tidak dapat diperdagangkan melalui pasar sekunder, sementara ORI memungkinkan kita menjualnya sebelum jatuh tempo. Namun SBR003 menawarkan pencairan lebih awal (early redemption) dengan syarat tertentu.
  4. Belum ada SBR Syariah tidak seperti Sukuk Ritel yang berbasis syariah.

Cara Beli. Berinvestasi pada instrumen Pemerintah kini kian mudah dengan adanya e-SBN. Melalui e-SBN, anda dapat melakukan pembelian SBR003 dimana saja, kapan saja secara online selama masa penawaran. SBR003 adalah instrumen Pemerintah pertama yang dijual dengan mekanisme online. Untuk beli SBR003, Anda tinggal mendaftar di Sistem Elektronik Mitra Distribusi yang ditunjuk yakni Investree, BNI, BRI, Tanamduit, Mandiri, Permata Bank, BCA, Bareksa dan TRimegah.

Cara beli SBR003

Siapa yang cocok beli SBR?  Secara produk, SBR bisa menjadi pilihan menarik untuk investasi jangka menengah namun belum tentu cocok untuk semua orang. Lalu, siapa yang sebaiknya membeli SBR ini?

  1. Anda yang memiliki kelebihan dana yang pemakaiannya 2 tahun ke depan atau lebih. Artinya membeli SBR harus dengan uang dingin. Misalnya dana yang akan dialokasikan untuk anak masuk kuliah 2 tahun lagi.
  2. Anda yang tidak memiliki pilihan investasi yang return lebih tinggi dari SBR disarankan membeli SBR dengan uang dingin Anda. Namun jika Anda yakin punya investasi lain dengan return yang lebih tinggi dan risiko yang masih dapat Anda kelola, sebaiknya tidak membeli SBR
  3. Anda yang punya disiplin dan perencanaan keuangan bagus. Kendati ada early redemption, Anda tidak dengan mudah jika tiba-tiba ingin mencairkan SBR.

Nah, jika tertarik membeli SBR perhatikan jadwal penting ini.

Time line SBR003

Sekarang Anda yang menentukan. Selamat berinvestasi. Perlu diskusi? Tinggalkan pesan di kolom komentar.

Sumber tambahan : Kementrian Keuangan RI

 

Iklan

2 respons untuk ‘Memanfaatkan sisa THR : Beli ORI atau SBR?’

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s