Bulan: Januari 2018

Mengenal Virtual Hotel Operator (VHO), cara baru mendapatkan kamar hotel murah

VHOTraveler yang sering memesan kamar hotel tentu sudah mengenal RedDoorz, AiryRooms, ZenRooms, atau NidaRooms. Nama-nama ini menjual kamar hotel lebih murah dibanding Online Travel Agent  (OTA), apalagi jika dibandingkan harga kamar langsung. Konsep bisnis RedDoorz, AiryRooms, ZenRooms, atau NidaRooms memang berbeda dengan OTA, mereka menyewa jangka panjang kamar-kamar hotel dari mitranya, tentu saja dengan harga sangat murah. Kemudian kamar-kamar itu ditawarkan kembali kepada traveler dengan merk/atribut sendiri. Mereka tidak punya properti, semua kamar merupakan sewa dalam jangka panjang, kemudian mendandani kamarnya dengan standar mereka. Karena itu bisnis mereka disebut Virtual Hotel Operator (VHO).  Continue reading “Mengenal Virtual Hotel Operator (VHO), cara baru mendapatkan kamar hotel murah”

Iklan

Antara Terminal Domestik T3 SHIA dan Ngurah Rai Airport, mana lebih asyik?

Commercial area @Ngurah Rai Airport
Commercial area @Ngurah Rai Airport

Soekarno Hatta International Airport (SHIA) Jakarta dan Ngurah Rai Airport Bali sama-sama punya terminal baru. Terminal 3 (T3) adalah terminal terbaru yang dimiliki Soekarno Hatta Airport, sedangkan terminal domestik & international Ngurah Rai beroperasi sebelumnya. Saat ini kedua bandara ini menjadi bandara nomor 1 & 2 dari sisi jumlah penumpang. Secara umum, SHIA memiliki fasilitas lebih baik terutama kelengkapan transportasi. SHIA disambungkan dengan kereta bandara dan SkyTrain untuk mobilitas antar terminal. Tapi dari sisi terminal, kedua bandara ini saling bersaing. Sebelum tahu mana yang paling asyik, yuk kita intip satu-satu  Continue reading “Antara Terminal Domestik T3 SHIA dan Ngurah Rai Airport, mana lebih asyik?”

Hai traveler! Kenapa tak beli ‘seat’ saja kalau ingin duduk berdekatan?

Air AsiaIni cerita tentang penerbangan saya dengan Indonesia AirAsia Extra XT 7521 (registrasi PK-AZG) dari Bali ke Jakarta. Penerbangan terlambat 41 menit dari jadwal. Proses boarding tidak melewati aero brigde, hanya melalui tangga. Saya duduk di kursi 19F, sudah dipesan sejak booking dengan biaya kursi standar seharga Rp. 16.900. Hampir semua penumpang sudah menempati kursinya masing-masing. Semuanya tampak berjalan seperti biasa hingga ada sedikit kegaduhan. Kegaduhan itu muncul dari rombongan kecil penumpang (4 orang laki-laki) yang ingin menukar tempat duduknya agar bisa duduk satu baris (kursi A,D,C,D). Salah satu penumpang itu mondar-mandir bernego dengan penumpang lain untuk minta tukar. Kegaduhan itupun terlihat penumpang lain karena kursi mereka berpencar beda baris. Pramugari mencoba membantu menanyakan ke penumpang, dan hasilnya nihil, alias tak satupun penumpang yang dinego merelakan untuk bertukar tempat duduk. Continue reading “Hai traveler! Kenapa tak beli ‘seat’ saja kalau ingin duduk berdekatan?”

Inilah calon kampung turis baru di Jakarta, Kawasan Stasiun BNI City

BNI City StasiunTidak seperti kota besar lain di dunia, Jakarta belum punya kawasan turis yang matang dan terkenal. Memang, ada Kemang atau Jalan Jaksa tapi kawasan itu belum memadai, belum semua kebutuhan turis ada di kawasan itu. Tapi harapan baru datang setelah beroperasinya kereta bandara SHIA-BNI City-Manggarai. Kereta bandara yang salah satunya berhenti di Stasiun BNI City (Sudirman Baru) bakal memudahkan turis menembus pusat kota Jakarta tanpa kerepotan. Lokasi stasiun juga sangat ideal karena berada tepat di jantung kota, tersambung ke berbagai tujuan wisata populer. Kemudahan akses dari bandara ini bakal membuat kawasan sekitar BNI City punya peluang besar tempat tinggal turis selama di Jakarta (foto : detik.com). Continue reading “Inilah calon kampung turis baru di Jakarta, Kawasan Stasiun BNI City”