Kini pemeriksaan bea cukai bandara makin ketat lho…

Form Deklarasi Bea Cukai 2

Saat kembali dari Shanghai 16 Oktober 2017 lalu, saya cukup beruntung saat melewati jalur hijau bea cukai di bandara Soekarno-Hatta. Setelah menyerahkan isian formulir Custom Declaration saya dipersilakan melenggang begitu saja tanpa pemeriksaan bagasi sama sekali. Saya memang tidak belanja lebih dari USD 250 saat ini, jadi diperiksapun pasti lolos. Tapi meskipun random, akhir-akhir ini kabarnya pemeriksaan akan lebih ketat lagi, bukan hanya koper yang harus dilewatkan mesin pemindai sinar-X tapi tas tanganpun diperiksa dan diminta dibuka di depan petugas.

Saat memasuki suatu negara, siapapun wajib melewati jalur bea cukai. Penumpang diminta untuk self assesment atas bawaannya. Sebenarnya Self assesment cukup sederhana. Penumpang diminta mengisi Custom Declaration atas 6 pertanyaan di bawah ini dengan jawaban ‘Ya’ atau ‘Tidak’. Pertanyaan itu adalah ‘I am (we are) bringing/Saya (kami) membawa :

  1. Animals, fish and plants including their products (vegetables, food, etc)
  2. Narcotic, psychotropic, substances, precursor drugs, fire arms, air gun, sharp object (ie sword, knife), ammunition, explosive, pornography articles
  3. Currency and/or bearer negotiable instrument in Rupiah or other currencies with equals to the amount of 100 million Rupiah or more
  4. More than 2000 cigarettes or 25 cigars or 100 grams of sliced tobacco and 1 liter drink containing ethyl alcohol (for passenger) or more than 40 cigarettes or 10 cigars or 40 grams of sliced tobacco and 350 mililiter drink containing ethyl alcohol (for crew)
  5. Commercial merchandise (article for sale sample used for soliciting orders, materials or components used for industrial purposes, and/or goods that are not considered as personal effect)
  6. Good purchased/obtained aboard and will remain in Indonesia with total value exceeding USD 50.00 per person (for crew) or USD 250.00 per person or USD 1.000,00 per family (for Passenger)

Jika ada minimal satu dari keenam pertanyaan di atas yang memiliki jawaban Yes/Iya maka penumpang harus melewati jalur MERAH, jika semua jawaban adalah No/Tidak maka penumpang cukup keluar melewati jalur HIJAU. Meskipun masuk jalur hijau, penumpang tetap diperiksa secara random. Pemeriksaan jalur hijau inilah yang sekarang lebih ketat.

Untuk masuk wilayah Indonesia siapapun terkena aturan Permen Keuangan Nomor: 188/PMK.04/2010 Tentang: Impor Barang yang Dibawa oleh Penumpang, Awak Sarana Pengangkut, Pelintas Batas, dan Barang Kiriman). Dan berikut barang-barang yang dibebaskan dari bea/cukai/pajak :

  1. Barang belanjaan maksimum setara USD250/ orang atau USD1000/ keluarga dengan maksimal 4 anggota keluarga. Atas kelebihannya akan dikenakan bea masuk dan pajak dalam rangka impor. Perubahan terakhir barang belanja maksimum menjadi USD250/orang tanpa pembatasan untuk keluarga

  2. Barang pribadi penumpang dewasa yang merupakan barang kena cukai paling banyak 200 batang sigaret, 25 batang cerutu atau 100 gram tembakau iris dan 1 liter minuman mengandung etil alkohol. Atas kelebihannya akan dimusnahkan oleh petugas
  3. Uang rupiah maksimum senilai Rp. 100.000.000,– atau mata uang asing lainnya bernilai sama.

Ketatnya pemeriksaan bea cukai akhir-akhir ini memunculkan ‘korban’ penumpang yang bersitegang dengan petugas. Belanjaan tas mewah jadi bidikan, dan juga yang lagi hits adalah pemeriksaan iPhone X yang memang belum dijual resmi di Indonesia. Tas mewah & iPhone X mestinya dikenakan bea karena memiliki harga di atas batas bebas pajak. Meskipun banyak penumpang yang tidak tahu persis besarnya bea/cukai yang harus dibayar ini, namun sebagian penumpang yang mengelabuhi dengan tetap masuk jalur hijau, dengan harapan lolos dari pemeriksaan. Pertanyaannya, berapa besar pajak yang mesti dibayar? Nah ilustrasi berikut mungkin bisa menjelaskannya. Satu unit iPhone X dengan kapasitas 256 GB dipatok SGD 1.888 atau Rp 18.757.280 juta per buah dengan kurs 1 SGD = IDR 9.935. Dari harganya  seharusnya masuk jalur MERAH. Dan pajak yang harus dibayar sebagai berikut :

Tarif SGD IDR
Harga iPhone X 256GB          1,888          18,757,280
PPN 10%            1,628,000
Bea Masuk (0%) 0%                            –
PPn BM 0%                            –
Tarif PPh pasal 22 (%) 7.50%            1,221,000
Total Pajak                2,849,000
Kalkulasi via bcjakarta.beacukai.co.id

Asumsi penumpang memiliki NPWP, jika tidak maka komponen Tarif PPh pasal 22 dikenakan 2x lipat.

Bagaimana jika lewat jalur HIJAU dan ketahuan? Banyak traveller tidak menyadari bahwa seharusnya melewati jalur merah, atau sengaja untuk menghindari bea masuk atas barang-barang yang dibeli di luar negeri. Jika ketahuan maka penumpang akan diproses seperti ketentuan jalur merah, tentu saja harus membayar bea/cukai sebelum bisa membawa keluar barang-barang tersebut. Jika ketahuan membawa barang terlarang, bisa jadi bakal berurusan dengan pihak berwajib. Berita atau video kehebohan karena pemeriksaan bea cukai mulai sering muncul di media, beberapa diantaranya viral di media sosial.

Membayar pajak/bea-masuk/cukai adalah kewajiban warga negara. Anda yang menentukan jalur HIJAU atau MERAH.

Jika lolos jalur hijau, jangan gembira dulu sebab sekarang ada Exchange of Information (EOI) yakni pertukaran data antara negara. Indonesia telah bekerja sama dengan lebih dari 50 negara terkait bidang perpajakan atau yang dikenal dengan sebutan EOI. Dari kerja sama ini, aktivitas Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri, seperti belanja barang mewah bisa dengan mudah diketahui Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak).

Iklan

Satu respons untuk “Kini pemeriksaan bea cukai bandara makin ketat lho…”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s