Mengenal Check-in Through pada penerbangan lanjutan

Garuda A330 VIY2009Surat pembaca Kompas tanggal 11 Agustus 2009 memuat keluhan penumpang saat transit di bandara Ngurah Rai Bali. Singkat cerita, seorang penumpang dari Osaka mengalami kerepotan harus transit di bandara itu sebelum melanjutkan penerbangannya ke tujuan akhir Jakarta. Sang penumpang harus keluar imigrasi dan mengurus bagasinya dan untuk selanjutnya harus melakukan check-in pada penerbangan lanjutan dengan kembali mendaftarkan bagasinya. Cukup merepotkan bagi sang penumpang yang merasa karena membeli tiket Osaka Jakarta maka seharusnya bagasi dipindahkan langsung dan tidak perlu check-in lagi. Nah biar kerepotan ini tidak terjadi pada Anda, sebaiknya mengenal fasilitas check-in through pada penerbangan transit.

Fasilitas check-in through adalah layanan dari airline dimana Anda tidak perlu lagi mengurus perpindahan bagasi dan check-in ulang pada penerbangan lanjutan. Biasanya fasilitas ini hampir pasti diberikan untuk penerbangan domestik, tetapi tidak selalu untuk penerbangan internasional. Jika airline, seperti yang dikeluhkan penumpang tadi, itu menyediakan fasilitas ini maka sang penumpang tidak perlu lagi mengalami kerepotan tadi.

Singapore Air A380Jika Anda terbang dengan harus transit di suatu bandara sebaiknya tanyakan fasilitas ini saat melakukan pembelian tiket. Ini perlu agar karena Anda dapat menentukan pilihan serta dapat memperkirakan waktu antara kedatangan dan keberangkatan penerbangan lanjutan Anda. Contoh sederhananya adalah jika Anda membeli tiket Jakarta-Brisbane. Anda bisa terbang dengan Qantas, dengan rute Jakarta(CGK)-Sydney(SYD)-Brisbane(BNE), atau dengan Singapore Airline dengan rute Jakarta(CGK)-Singapore(SIN)-Brisbane(BNE). Jika pilihan jatuh pada Qantas Anda akan transit di Sydney, sedangkan jika terbang dengan Singapore Airline Anda akan transit di Singapore. Nah bedanya, Singapore Airline menyediakan fasilitas check-in through di Changi Airport, dan fasilitas yang sama tidak disediakan di Sydney International Airport jika Anda pilih Qantas. Artinya begitu mendarat di Changi Anda tidak perlu check-in ulang dan mengurus bagasi Anda di Changi. Tetapi tidak begitu halnya jika dengan Qantas. Begitu mendarat di Sydney Anda harus clearence di imigrasi di bandara Sydney dan untuk selanjutnya harus menuju terminal domestik untuk check-in untuk penerbangan SYD-BNE.

Fasilitas check-in through jelas-jelas adalah kemudahan bagi penumpang yang diataranya adalah :

  • Terbebas dari kerepotan check-in dan membawa bagasi
  • Terbebas dari keterlambatan untuk penerbangan pada rute lanjutan, sebab dapat diidentifikasi penumpang-penumpang dari penerbangan sebelumnya.
  • Anda tidak harus membayar pajak bandara untuk rute lanjutan.

Airline pada dasarnya akan memberikan fasilitas ini jika memungkinkan, yang diantaranya disebabkan oleh :

  • Infrastruktur di bandara. Untuk bandara seperti Changi akan sangat mudah SQ memberikan fasilitas ini karena infrastruktur sangat mendukung, karena penerbangan lanjutan berada pada terminal yang sama. Semua penerbangan di Changi adalah penerbangan internasional. Bandara di Indonesia rata-rata memisahkan antara terminal internasional dan domestik ini. Beberapa pengecualian adalah andara Juanda dimana terminal domestik dan internasional berada pada bangunan yang sama. Bandara Soekarno Hatta khusus untuk penumpang Garuda yang berada di terminal E & F yang berdampingan.
  • Sistem yang digunakan. Fasilitas check-in through akan mudah diberikan jika menggunakan sistem check-in yang sama. Penggunaan sistem yang sama ini memungkinkan pengalokasian tempat duduk pada penerbangan lanjutan dapat dilakukan saat check-in penerbangan pertama. Contoh penerbangan American Airline dari Amerika Serikat tujuan Bali harus transit dulu di Singapore dan berganti pesawat Singapore Airline di Changi. Karena AA dan SQ sama-sama anggota Star Aliance maka dimungkinkan sistem kedua airline ini terintegrasi sehingga saat penumpang check-in di Amerika sekaligus dapat ditentukan tempat duduknya untuk rute lanjutan Singapore-Bali. Dan karena check-in through dapat diberikan untuk penerbangan ini.
  • Status penerbangan lanjutan. Fasilitas check-in through akan mudah diberikan jika status penerbangan Anda adalah sama, artinya sama-sama penerbangan internasional atau sama-sama penerbangan domestik. Penerbangan Osaka Jakarta terdiri dari penerbangan internasional untuk rute Osaka-Denpasar dan rute domestik untuk Denpasar-Jakarta. Jika terjadi perbedaan rute, fasilitas check-in through masih mungkin diberikan  jika terdapat akses antara langsung (tidak harus keluar terminal) dari terminal internasional ke domestik namun tetap harus melalui pemeriksaan imigrasi di Ngurah Rai Airport. Penerbangan lanjutan oleh maskapai yang sama atau anggota aliansinya akan memudahkan pemberian fasilitas ini.
  • Penerbangan lanjutan menggunakan pesawat yang sama. Jika Anda masih menggunakan pesawat yang sama untuk penerbangan lanjutan maka fasilitas ini akan mudah diberikan, artinya bagasi Anda tidak perlu lagi dipindahkan ke pesawat lain. 

Jadi jangan ragu untuk menanyakan fasilitas ini jika terbang dan harus transit di suatu bandara sebelum sampai pada tujuan akhir. (foto diambil dari www.airliners.net)

Iklan

46 respons untuk ‘Mengenal Check-in Through pada penerbangan lanjutan’

  1. Mas, saya mau tanya. August 3 saya ada plan ke Melbourne via Sydney menggunakan Qantas. Berdasarkan artikel yang Mas tulis, berarti saya harus ambil bagasi di Sydney dan check in lagi? Ga bisa langsung? Considering saya menggunakan maskapai yang sama. Waktu transit saya di Sydney 2 jam. Apakah cukup?

    1. Asumsi saya Anda terbang dari Jakarta, Anda bisa beli tiket terusan dgn 1 kode booking. Jika ini yang terjadi maka di Sydney tidak perlu checkin lagi sebab boarding pass sektor Sydney-Melb sudah dicetak di Jakarta. Hanya saja, pemeriksaan imigrasi akan dilakukan di Sydney, dan ini kadang take time ya (tergantung jam kedatangan). Sebenarnya 2 jam cukup, kalau tidak pasti Qantas tidak akan sambungkan dengan sektor Sydney-Melb untuk jam itu. Perhatikan, saat keluar pesawat ada transfer desk, atau ada petugas untuk bantu untuk transfer. Tapi untuk aman, pakai yang transit 3 jam. Atau, pakai Garuda Indonesia yang punya CGK-MEL direct (terakhir saya pakai Garuda pas ke Melb). Semoga membantu

      1. Ya, betul, saya terbang dari Jakarta. Ticket sudah terlanjur dibeli karena tergiur promo Qantas, hahaha. Saya beli langsung dari websitenya, tidak menggunakan jasa travel. Karena baru kali ini transitnya di Sydney.

        Baik, saran Mas akan saya ingat selama di Sydney.

        Terima kasih atas penjelasannya.

      2. Sedikit tambahan, saat check-in di Jakarta bisa ditanyakan ttg pemeriksaan imigrasi ini, apa di Sydney? Biasanya petugas selalu ngasih tahu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s